WinRAR — aplikasi kompresi file yang sudah dipakai ratusan juta pengguna di seluruh dunia — kembali mendapat peringatan serius. Baru-baru ini muncul kerentanan baru bernama CVE-2025-8088 yang sudah dieksploitasi di dunia nyata, artinya hacker bisa memanfaatkan celah ini sebelum sebagian besar pengguna sempat menutupnya dengan pembaruan.
Ancaman ini tidak hanya soal bug biasa — jika dimanfaatkan, penyerang bisa menanam file berbahaya di komputer Anda hanya karena membuka atau mengekstrak file arsip yang tampaknya biasa. Inilah yang membuat semua pengguna WinRAR harus lebih waspada.
Apa Itu CVE-2025-8088?
Istilah CVE adalah singkatan dari Common Vulnerabilities and Exposures — kode unik yang diberikan untuk celah keamanan yang sudah diketahui publik. CVE-2025-8088 adalah nama resmi untuk kerentanan yang ditemukan di WinRAR versi sebelum 7.13, khususnya pada edisi Windows.
Celah ini disebut path traversal — serupa dengan memberi si penyerang “jalan pintas” untuk menempatkan file di lokasi yang tidak semestinya di komputer Anda. Saat WinRAR mengekstrak file dari arsip, bug ini memungkinkan file berbahaya ditanam di lokasi seperti folder Startup Windows — yang artinya file itu bisa otomatis berjalan saat komputer dinyalakan
Bagaimana Kerentanan Ini Bekerja?
Bayangkan Anda menerima sebuah dokumen rar lewat email. Saat dibuka, WinRAR seharusnya hanya mengekstrak isinya ke folder yang Anda pilih. Namun karena bug ini, file dalam arsip bisa “berkelit” keluar dari jalur itu dan masuk ke folder penting tanpa Anda sadari.
Ini seperti membuka paket kado — bukannya isi yang dimasukkan ke meja, ada juga tangan kecil yang menyelipkan sesuatu ke dalam saku Anda tanpa Anda sadari. Di dunia digital itu berarti malware atau program berbahaya.
Serangan semacam ini biasanya dipasang dalam kampanye phishing — email yang tampak resmi tetapi sebenarnya dirancang untuk memancing korban membuka lampiran berbahaya.
Siapa yang Berisiko?
Kerentanan ini berpotensi memengaruhi siapa saja yang:
- Menggunakan WinRAR di komputer Windows versi sebelum 7.13
- Membuka file archive (.rar) dari sumber yang tidak jelas atau tidak dikenal
- Menerima email dengan lampiran rar yang tampak penting atau mendesak
Jenis pengguna seperti pelajar, pekerja kantoran, pengguna rumahan, atau bahkan usaha kecil semuanya bisa menjadi target karena tidak perlu keahlian tinggi untuk menjadi korban.
Apa Dampak Terburuk Jika Dieksploitasi?
Kalau CVE-2025-8088 berhasil dimanfaatkan di komputer Anda, beberapa konsekuensi serius bisa terjadi:
- Pencurian data pribadi – informasi penting bisa diambil tanpa Anda tahu. Feedly
- Pengambilalihan sistem – hacker bisa mendapatkan akses dan kendali dari jauh. Feedly
- Penyebaran malware – program berbahaya bisa menyebar sendiri ke bagian sistem lain. ManageEngine
Serangan jenis ini dilaporkan sudah digunakan oleh beberapa kelompok hacker dalam kampanye nyata untuk memperluas akses ke sistem korban
Langkah Perlindungan yang Bisa Dilakukan
Berikut tips praktis supaya Anda tetap aman saat menggunakan WinRAR:
Perbarui WinRAR ke versi terbaru (7.13 atau lebih baru)
Ini adalah langkah paling penting karena versi terbaru sudah menutup lubang keamanan ini. threatprotect.qualys.com
Jangan buka file rar dari sumber tidak dikenal
Jika Anda tidak mengenal pengirim atau email terlihat mencurigakan, lebih baik hapus saja. ManageEngine
Perhatikan tanda phishing
Email resmi biasanya tidak meminta Anda membuka lampiran tanpa konteks jelas atau dari alamat email aneh.
Gunakan solusi keamanan seperti antivirus
Perangkat lunak keamanan bisa membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan yang tidak Anda harapkan
Kerentanan CVE-2025-8088 pada WinRAR menunjukkan bahwa ancaman siber bisa datang melalui hal yang tampaknya sederhana — file rar biasa. Namun dengan kesadaran dan tindakan cepat, risikonya bisa diminimalkan. NCSA
Intinya: Segera perbarui WinRAR Anda, jangan sembarang membuka lampiran dari sumber yang tidak dikenal, dan tetap waspada terhadap email mencurigakan. Lebih baik berlindung daripada menyesal kemudian
Penulis: Yendi Putra, CEH
